25 September 2017 12:27 pm

Cara Menggunakan Tabung Oksigen

Cara Menggunakan Tabung Oksigen
Pemakaian oksigen biasanya terdiri dari tabung, troli dan regulator.

1. Tabung Oksigen

Sumber oksigen (oksigen tabung) yang tersedia di ud joyo ukurannya yaitu 1M³ dan 6M³. Oksigen 6M³ tingginya ±150 cm, sedangkan yang 1M³ tingginya ±70 cm.
Tabung oksigen 1M³ biasanya digunakan pasien yang memerlukan oksigen sewaktu-waktu atau sebagai cadangan, terutama untuk pasien yang sedang melakukan perjalanan, misalnya sedang check up ke Rumah Sakit, dll. Pemakainnya sekitar 2 hingga 4 jam tergantung kebutuhan pasien.Oksigen 6M³ sering kita jumpai di Rumah Sakit atau tempat rawat inap. Pemakaiannya sekitar 24 hingga 36jam, tergantung kebutuhan pasien.Cara membersihkan tabung oksigen yaitu tabung tersebut harus di lap dengan menggunakan lap lembab. Lap tersebut jangan terlalu basah karena bila terlalu basah dapat membuat tabung menjadi mudah berkarat. Lalu setelah di lap dengan menggunakan lap lembab, gunakan lap kering untuk memaksimalisasi pembersihan tabung.
Cara membuka tutup oksigen, tangan harus dalam keadaan kering. Jangan berminyak, karena dapat menyebabkan kebakaran.

2. Troli

Troli ini berfungsi untuk memudahkan dalam membawa dan memindahkan tabung oksigen. Cara membersihkan troli yaitu dengan menggunakan lap kering untuk membersihkan debu dan mencegah karat.

3. Regulator

Regulator adalah alat ukur tekanan oksigen yg dibutuhkan oleh pasien. Alat ini berfungsi untuk mengatur oksigen yang akan keluar dan dibutuhkan (dihirup) oleh pasien.

Regulator terdiri dari:
  • Petunjuk jumlah isi tabung, untuk mengetahui isi oksigen dalam tabung.
  • Petunjuk tekanan oksigen (tabung bola ukur), untuk mengatur berapa banyak oksigen yang dibutuhkan oleh pasien.
  • Tabung cairan NaCL atau aquades, yang berfungsi sebagai media kelembaban oksigen yang keluar. Selang (Softip Nassal) atau masker yang dihubungkan ke hidung/mulut pasien sebagai alat bantu pernafasan.

Cara memasang regulator :
  1. Agar aliran oksigen berjalan dengan baik pastikan bahwa sambungan antara tabung oksigen dan regulator benar-benar tertutup rapat.
  2. Gunakan selotip putih (selotip khusus yg biasa digunakan untuk menyambung pipa/kran) pada ulir drat sebelum drat dipasang.
  3. Periksa/perhatikan bola ukur (naik/turun) dan jarum tekanan pada regulator untuk memastikan bahwa oksigen mengalir dengan baik sesuai dengan kebutuhan.
  4. Isi air dengan NaCL atau aquades pada tabung regulator, cairan ini berfungsi untuk media kelembaban oksigen. Perhatikan jangan sampai cairan ini habis / tabung kosong.
  5. Matikan putaran tekanan jika oksigen tidak dipakai.

Prosedur Memberikan Oksigen kepada pasien:
  1. Siapkan alat
  2. Tabung oksigen dengan flow meter
  3. Humidifier dengan cairan yang steril, air distilasi atau air matang sesuai dengan pengaturan RS
  4. Nasal kanul dan selang
  5. Kassa jika diperlukan
  6. Plester
  7. Atur posisi klien dengan semi fowler jika memungkinkan bahwa oksigen tersebut tidak berbahaya apabila mengikuti petunjuk keamanan dan akan mengurangi ketidak nyamanan akibat dispnue. Informasikan pada klin dan keluarga tentang petunjuk keamanan yang berhubungan dengan penggunaan oksigen
  8. Atur peralatan oksigen dan humidifier
  9. Putar oksigen sesuai terapi dan pastikan peralatan dapat berfungsi
  10. Letakkan kanul pada wajah klien, dengan lubang kanul masuk ke hidung dan elastic band melingkar ke kepala
  11. Apabila kanul ingin tetap berada ditempatnya, plester pada bagian wajah pasien
  12. kasih Alasi selang dengan kassa pada elastic band pada telinga dan tulang pipi pasien jika dibutuhkan
  13. Inspeksi peralatan secara teratur dan benar
  14. Sebaiknya Cek liter flow meter dan tinggi air pada humidifier dalam 30 menit
  15. Harus Pertahankan tinggi air di humidifier
  16. Pastikan petunjuk keamanan diikuti dengan benar
Pembelian Oksigen partai besar bisa diskon sampai Rp 60.000 per tabung
Alamat
0813-1443-4189
Jl. PLP Curug, Tangerang, Banten
@2018 Oksigen Asia Inc.